in ,

‘Mobil Murah’ Bikin Jualan Daihatsu Laris Manis di Indonesia

VIVA – Saat ini ada 33 perusahaan otomotif menjual produk kendaraan di Indonesia, salah satunya Daihatsu. Merek asal Jepang itu menjajakan mobil dengan banderol di bawah Rp300 juta.

Tak heran, jika mobil-mobil Daihatsu masih bisa diterima oleh konsumen di berbagai wilayah Nusantara. Hal ini tentu akan berdampak baik, bagi penjualan ritel maupun wholesales-nya.

Berdasarkan data, selama Januari 2020 penjualan ritel Daihatsu diketahui mencapai 14.582 unit. Sementara pengiriman unit dari pabrik sampai ke diler atau wholesales, diketahui mencapai 14.173 unit.

Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor, Amelia Tjandra mengatakan, pencapaian itu tak lepas dari kuatnya jaringan penjualan, serta purna jual (after sales) yang tersebar di seluruh Indonesia.

Baca juga: Bikin Kepo, Lebih Besar Diskonnya Fortuner atau Pajero Sport Sih?

“Daihatsu tetap mencatat penjualan positif, yang menunjukkan komitmen untuk terus meningkatkan pelayanan penjualan dan purna jual bagi seluruh pengguna,” ucapnya dalam keterangan resmi, Jumat 14 Februari 2020.

Penjualan ritelnya selama bulan pertama 2020, didominasi oleh low cost green car (LCGC) Daihatsu Sigra sebanyak 4.307 unit, Gran Max pikap sebanyak 2.920 unit, serta Terios 2.261 unit.

Di bawahnya ada low multi purpose vehicle atau low MPV, Xenia sebanyak 1.883 unit. Mobil LCGC Ayla laku 1.566 unit, Gran Max minibus 1.251 unit. Gabungan model Luxio dan Sirion mencapai 394 unit.

Untuk wholesales, juga didominasi Sigra sebanyak 3.70 unit. Posisi dua adalah Gran Max pikap 3.641 unit, lalu Ayla sebanyak 2.054 unit.

Mobil keluarga Daihatsu Xenia, pada bulan lalu sebanyak 1.941 unit. Low SUV Terios dikirim 1.394 unit dari pabrik ke diler resmi. Gran Max minibus 1.273 unit, serta gabungan Luxio dan Sirion mencapai 165 unit.

Sumber : Viva.co.id

Report

What do you think?

Mentor

Written by Otomotif

Comments

Kirim Komentar Terbaikku...

Loading…

0

Comments

0 comments

Dikabarkan Sepakat ke Madrid, Van de Beek: Terlalu Prematur

Dikabarkan Sepakat ke Madrid, Van de Beek: Terlalu Prematur

Geliat Tambang dan Mimpi Konservasi

Geliat Tambang dan Mimpi Konservasi