Ada Pembatalan Pesanan Produk Hortikultura, Kementan Gandeng Startup

0 3


JawaPos.com – Dampak Covid-19 di Indonesia semakin meluas terhadap perekonomian. Bahkan, juga melibatkan perputaran roda ekonomi para petani hortikultura.

Banyak pembeli dan pemesan produk hortikultura seperti buah, sayur dan bunga yang membatalkan pesanannya yang di karenakan adanya penurunan pengunjung hotel dan restoran saat ini. Termasuk dibatalkannya sejumlah resepsi, pertemuan, dan acara-acara keramaian.

Mengantisipasi untuk penurunan lebih lanjut, Kementerian Pertanian (Kementan) pun mengambil sejumlah langkah, terutama untuk memfasilitasi para suplier atau pedagang komoditas hortikultura.

Direktur Pengolahan, Pemasaran Hasil Hortikuktura Kementan Taufik Yazid pun mengatakan bahwa pihaknya menggandeng para startup yang bergerak di bidang penjualan online untuk melakukan pembelian terhadap hasil panen para petani.

“Ada Sayur Box, Tani Hub, Kedai Sayur, serta beberapa retail. Ini bertujuan untuk menyelamatkan produk hortikultura tersebut,” ujar Yazid melalui keterangan tertulisnya, Jumat (27/3).

Dirinya pun mengaku bahwa pernah mendengar kabar bahwa produk seperti kentang, wortel dan sayuran lainnya terancam dibuang karena pembatalan pesanan. “Setelah komunikasi dengan beberapa pihak, semua produk hortikultura yang tadinya akan dibuang, sudah habis terjual,” jelasnya.

Hal yang sama diungkapkan, CEO Kedaisayur Ahmad Supriyadi yang mengatakan kalau dirinya kaget atas informasi itu dan segera langsung mengontak pata kolega.

“Kami langsung menghubungi pemasok kami, tapi ternyata produk mereka sudah habis terjual. Kedai sayur tidak kebagian. Kita optimis bisa melalui krisis ini dengan kekompakan dan kebersamaan, saling membantu dan peduli,” tutup dia.

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : Saifan Zaking



Sumber : jawapos.com

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.