Beda Kebijakan Kemendag & Kementan Soal Impor Bawang

0 4




Jakarta

Pembebasan impor bawang putih dan bombai masih diperdebatkan. Kedua instansi pemerintah yang berwenang dalam pengajuan impor tersebut, yakni Kementerian Pertanian (Kementan) dan Kementerian Perdagangan (Kemendag) saat ini masih berbeda pendapat.

Dalam pengajuan impor ini, pengusaha biasanya harus mengurus Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH) kepada Kementan, dan selanjutnya mengajukan Surat Perizinan Impor (SPI) kepada Kemendag.

Namun, dengan diterbitkannya Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) nomor 27 tahun 2020, baik RIPH dan SPI untuk kedua komoditas tersebut tak diperlukan lagi. Importir juga tak lagi dipersyaratkan memberikan laporan surveyor (LS) atas kedua komoditas tersebut.

Sementara, Kementan melalui Dirjen Hortikultura Prihasto Setyanto menegaskan, RIPH tetap diberlakukan bagi importir bawang putih dan bawang bombai.

“Ya nggak bisa ditiadakan. RIPH nggak bisa ditiadakan,” tegas Anton ketika dihubungi detikcom, Senin (23/3/2020).

Apa respons Kemendag menanggapi pernyataan pihak Kementan tersebut?



Simak Video “Penuhi Kebutuhan Masyarakat, Kemendag Impor 550 Ribu Ton Gula
[Gambas:Video 20detik]




Sumber : detik.com

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.