Bos Meremehkan Corona, Eh Karyawannya Positif Kena

0 2


Perusahaan SpaceX milik miliarder Elon Musk baru saja mengkonfirmasi dua kasus COVID-19 di antara stafnya. Akhirnya, sang CEO, Elon Musk memulangkan 12 karyawannya. Menurut email staf yang dikirim pada hari Senin dan dilihat oleh The Telegraph, seorang karyawan dan seorang tenaga medis di SpaceX Hawthorne, California terjangkit virus corona (COVID-19).

Karyawan itu dinyatakan positif setelah kembali dari bepergian ke luar negeri. Meski demikian SpaceX mengklaim dalam email tersebut bahwa risiko penyebaran virus ke karyawan lain sangat rendah.

Mereka bahkan mengklaim kemungkinan tersebut tidak lebih besar daripada pergi ke toko kelontong karena karyawan yang terinfeksi hanya berada di tempat selama satu hari, Senin lalu.

Perusahaan meminta siapa pun yang melakukan kontak dengan karyawan itu hari itu untuk pulang dan mengisolasikan diri selama 14 hari. Mereka juga mengecek lewat video mengenai pergerakan karyawan tersebut untuk melihat apakah ada orang lain yang melakukan kontak dengan mereka.

Sementara itu, tenaga medis diketahui memiliki kontak dekat dengan 12 karyawan yang dipulangkan. SpaceX hingga kini berada di bawah pengawasan karena tetap beroperasi.

CEO Elon Musk juga beberapa kali membuat cuitan soal virus corona. Ia berulang kali mengklaim krisis virus corona telah berlebihan, pada awal wabah global ia mengatakan bahwa “kepanikan coronavirus adalah bodoh.”

Meski demikian, Musk mulai menyumbang masker medis dan ventilator untuk membantu melawan virus. Ia juga berjanji bahwa Tesla dan SpaceX akan memproduksi ventilator.

Lihat artikel asli