Kreatif Cegah COVID-19, Ini Contoh Semprot Kendaraan di Perumahan

0 9


Suara.com – Pemerintah telah melakukan imbauan agar melakukan physical distancing atau jaga jarak demi mencegah atau palingtidak menghambat laju pandemi Coronavirus Disease atau COVID-19. Beberapa kompleks perumahan di Indonesia, bisa diberi aplaus atau jempol untuk penerapannya. Semoga tempat-tempat yang belum ikut menyusul.

Selain jaga jarak, ada pula upaya bersama-sama para tetangga untuk senantiasa menjaga agar lingkungan mereka bersih. Sehingga meminimalkan “keinginan” si virus buat hinggap. Tentu saja, meski bertajuk kegiatan bersama atau gotong-royong, mereka tidak melakukannya bersamaan, karena kembali merujuk pada aturan jaga jarak.

Warga Dusun Bendungan Lor dan Dusun Bendungan Kidul, Kalurahan Bendungan, Kapanewon Wates, Kabupaten Kulon Progo secara swadaya melakukan penyemprotan disinfektan untuk mencegah penyebaran COVID-19, Rabu (25/3/2020) pagi.  Sebagai ilustrasi kreativitas swadaya cegah Corona [SuaraJogja.id/Hiskia Andika]

Dikutip dari kantor berita Antara, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus mendorong peran aktif masyarakat dalam upaya menangkal penyebaran COVID-19, salah satunya lewat pembentukan Kampung Siaga COVID-19 atau KSC.

Arief R Wismansyah, Wali Kota Tangerang menyatakan bahwa KSC sudah terbentuk di beberapa lokasi seperti Perumahan Taman Royal Cipondoh, Kelurahan Uwung Jaya, Kelurahan Larangan Selatan, Kelurahan Kreo, dan Kelurahan Poris Plawad.

Joko Ariwibowo, Ketua RT 002 Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Tangerang mengungkapkan bahwa ide KSC disambut baik oleh warga. Secara proaktif, mereka bergerak dengan kreativitas masing-masing untuk mencegah penyebaran Virus Corona baru. Antara lain, atas kesepakatan bersama, warga yang bermukim di Cluster Cendana Taman Royal 1, Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Tangerang secara swadaya memasang mesin penyemprot disinfektan pada pos sekuriti sebagai garda terdepan langkah bersih di kompleks permukiman.

Dipaparkannya bahwa langkah pemasangan alat penyemprot disinfektan pada pintu masuk ini adalah bentuk tanggung jawab dan partisipasi aktif masyarakat kepada Kota Tangerang dan upaya menghentikan laju pandemi Virus Corona baru.

“Selain mengutamakan keamanan, kami juga mementingkan kesehatan warga. Setiap kendaraan yang keluar dan masuk, baik itu mobil atau motor, akan disemprot disinfektan secara otomatis dari sisi atas. Yang keluar dan masuk sini biar terbebas dari virus,” demikian penuturan Joko Ariwibowo.

“Saya mendukung penuh, selagi untuk kepentingan bersama. Dalam kondisi seperti ini, upaya pencegahan dalam bentuk apapun dapat kita lakukan secara bersama dan terasa ringan jadinya. Semoga hal ini dapat menginspirasi permukiman yang lain untuk saling jaga,” ungkap Herma, salah seorang warga di klaster itu.

Semoga kreativitas ini bisa menjadi ide bagi kompleks permukiman lainnya dalam upaya tanggap bencana nasional, pandemi Virus Corona baru atau COVID-19.

Catatan dari Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal Virus Corona COVID-19, silakan hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119





Sumber : suara.com

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.