Puluhan Warga Kedung Cowek Surabaya Blokade Akses Jalan JLLT

0 17


JawaPos.com–Puluhan warga melakukan blokade atau penutupan jalur lingkar luar timur (JLLT) di kawasan Kedung Cowek, Kecamatan Bulak, Kota Surabaya, Jawa Timur, dengan pipa beton, pada Kamis (26/3) malam. Warga resah jalan tersebut kerap digunakan aksi balap liar di tengah wabah Covid-19.

Salah seorang warga setempat, Sudarsono, seperti dilansir dari Antara pada Jumat (27/3) mengatakan, selama ini warga di sekitar pembangunan JLLT resah. Sebab, akses jalan dengan panjang sekitar 2 kilometer itu kerap digunakan untuk aksi balap liar.

”Sampai sekarang tidak ada pengawasan atau penjagaan. Jadi sering digunakan balapan liar,” kata Sudarsono.

Menurut dia, pengerjaan JLLT tersebut hampir rampung dengan kondisi jalan telah beraspal mulus. Meski demikian, sepanjang akses jalan milik Pemkot Surabaya itu belum dilengkapi lampu penerangan jalan umum (PJU).

”Atas kondisi ini membuat warga memblokir akses tersebut dengan pipa beton,” ujar Sudarsono.

Dia menyayangkan lemahnya pengawasan baik dari Pemkot Surabaya maupun kepolisian. Sebab, imbauan untuk tetap berada di rumah menghadapi pandemi virus corona atau Covid-19 rupanya tidak dilaksanakan.

Sudarsono menegaskan, jika upaya warga tidak diindahkan, persoalan tersebut akan dilaporkan kepada pihak-pihak terkait. ”Ini bukannya berada di rumah malah kebut-kebutan, imbauan yang dilakukan juga percuma,” ucap Sudarsono.

Mendapati hal itu, anggota Komisi C Bidang Pembangunan DPRD Surabaya Abdul Ghoni Muhlas Niám menyatakan siap menindaklanjuti laporan warga tersebut. ”Kami minta pemkot segera merespons keresahan warga tersebut,” kata Abdul Ghoni.

Untuk itu, lanjut dia, pihaknya meminta Satpol PP dan Linmas Surabaya segera menertibkan aksi balapan liar di JLLT. Apalagi, tidak sepantasnya situasi di tengah wabah Covid-19 masih ada balapan liar.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=KcSBoc6FwH8
 

Editor : Latu Ratri Mubyarsah



Sumber : jawapos.com

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.